Sudarto: Pengalaman Hidup Menjadi Bekal untuk Berkontribusi bagi Cirebon

Header Menu


Sudarto: Pengalaman Hidup Menjadi Bekal untuk Berkontribusi bagi Cirebon

Tuesday, 25 August 2026


CIREBON — Memasuki usia yang semakin matang, Sudarto terus berupaya memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Cirebon. Pria kelahiran Cirebon, 25 Agustus 1985, tersebut mengaku perjalanan hidup selama 41 tahun telah memberikan banyak pengalaman dan pelajaran berharga.

“Saya sudah melewati berbagai pengalaman dalam perjalanan hidup. Semua itu menjadi pelajaran dan bekal bagi saya untuk terus berkembang dan memberikan manfaat,” ujar Sudarto, Selasa (25/8). 

Perjalanan Sudarto dimulai dari dunia organisasi. Ia turut bergabung dan mendirikan LSM KOMPAK, sebelum kemudian aktif dalam kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Cirebon. Pengalaman berorganisasi tersebut menjadi salah satu pijakan dalam membangun relasi dan memperluas wawasan.

“Dari organisasi saya banyak belajar tentang bagaimana berkomunikasi, membangun hubungan dengan masyarakat, serta menjaga kepercayaan,” katanya.

Setelah melalui pengalaman di dunia organisasi, Sudarto kemudian mencoba peruntungan di sektor usaha. Ia mengawali kiprahnya dari bawah sebagai pekerja atau kuli di sejumlah proyek konstruksi.

“Saya pernah merasakan bekerja sebagai kuli di proyek. Dari situ saya belajar banyak hal, mulai dari pekerjaan di lapangan sampai bagaimana membangun kepercayaan,” ungkapnya.

Berkat ketekunan dan pengalaman yang terus dikembangkan, Sudarto akhirnya mampu berdiri sendiri dan mendirikan perusahaan konstruksi CV Cirebon Timur Sejahtera. Perusahaan tersebut kemudian mengerjakan berbagai pekerjaan, khususnya di wilayah Cirebon Timur.

“Alhamdulillah, dari proses yang panjang akhirnya saya bisa berdiri sendiri dan membangun perusahaan. Saya ingin usaha ini terus berkembang sekaligus ikut membantu pembangunan Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Menurut Sudarto, perjalanan usaha tidak hanya membutuhkan kemampuan dan modal, tetapi juga hubungan baik dengan banyak pihak. Karena itu, ia berpesan agar setiap orang tetap menjaga hubungan persahabatan dan kepercayaan.

“Jangan pernah memutus tali pertemanan. Bagi saya, teman dan jaringan yang dibangun dengan kepercayaan merupakan bagian penting dari keberlanjutan usaha,” tegasnya.

Selain membangun usaha, Sudarto juga mengaku ingin terus berbagi dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan akan lebih bermakna apabila dapat memberikan manfaat kepada orang lain yang membutuhkan.

“Kalau kita mempunyai kemampuan, jangan lupa berbagi. Kita hidup saling membutuhkan dan sudah seharusnya bisa membantu sesama,” pungkasnya.