Hilang Kontak, Kasus Paling Banyak Dialami TKI Ilegal Asal Indramayu - cirebon.co

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 15 February 2018

Hilang Kontak, Kasus Paling Banyak Dialami TKI Ilegal Asal Indramayu

CIREBON.CO : Tenaga Kerja Indonesia non prosedurarl atau illegal, masih banyak terjadi disejumlah wilayah, salah satunya Indramayu Jawa Barat. Walaupaun tidak mengetahui secara pasti jumlah keseluruhan TKI Ilegal asal Indramayu, namun ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu, Juwarih, mengklim TKI asal Kota Mangga tersebut, cukup banyak yang illegal.
Menurut Juwarih, tingginya kasus TKI illegal yang ada di Indramyau, berdasarkan sejumlah kasus yang masuk di lembaganya. Dari seluruh kasus yang masuk, 40 persen diantaranya adalah TKI illegal. Juwarih juga mengatakan, mayoritas kasus dari TKI illegal adalah hilang kontak.
“ Dari laporan TKI illegal yang kami terima, Kebanyakan kasusnya adalah hilang kontak,” kata Juwarih, di Indramyau, Kamis 15 Februari 2018.
Kasus hilang kontak yang dialami oleh para TKI Ilegal, lebih banyak dikarenakan data yang digunakan dalam proses perekrutan, merupakan data palsu. Dari sejumlah kasus TKI Ilegal yang ditanganinya, para korban tidak mengumpulkan data ataupun persyaratan yang sesuai dengan aturan pemerintah. Oleh para calo, para calon TKI ini hanya ditanyakan kesiapannya saja.
“ Mereka cukup bilang siap untuk berangkat, nanti semua datanya disiapkan oleh calo,” kata Juwarih.
Tidak aslinya identitas yang digunakan oleh TKI Ilegal, membuat pihaknya dan juga pemerintah, akan kesulitan dalam mendeteksi keberadaan para  TKI. Apalagi, keluarga yang ada di Indonesia juga, tidak memiliki salinan identitas maupun job order. Sehingga, ketika adanya putus komunikasi, keberadaannya sulit ditemukan.
“ Keluarga, biasanya cuma tahu kerja di arab Saudi. Tanpa mengetahui jelas siapa majikannya dan lokasinya dimana,” kata Juwarih.
Juwarih juga menambahkan, saat ini Indramayu merupakan daerah yang mengirimkan TKI tertinggi di Indonesia. Kondisi seperti ini, seharusnya dibarengi dengan perlindungan maksimal yang diberikan oleh pemerintah daerah terhadap warganya. Namun menurutnya, hingga saat ini, belum ada ketegasan mengenai kasus TKI illegal.
“ Saat ini belum tegas, sehingga kasus tersebut kembali terulang,” kata Juwarih.

No comments:

Post a Comment