Geng Motor di Kota Cirebon Didorong Untuk Menjadi Ormas - cirebon.co

Breaking

Tuesday, 31 May 2022

Geng Motor di Kota Cirebon Didorong Untuk Menjadi Ormas


Cirebon - Polres Cirebon Kota mengajak anggota geng motor, untuk deklarasi anti geng motor dan membubarkan diri berubah menjadi organisasi masyarakat (Ormas).


Hadir tujuh kelompok geng motor melakukan deklarasi yang berlangsung di halaman Pemkot Cirebon. Selasa (31.05.22)

Baca Juga : Hubungi Nomor Ini Jika Ada Geng Motor, Polisi Langsung OTW

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, SH.MH mengatakan " kelompok geng motor sepakat melakukan deklarasi anti geng motor dan berubah menjadi Ormas yang mendukung untuk kemajuan Kota Cirebon ". Jelas Mantan Kasubdit Gakkum ini.


Lanjut fahri "Seluruh geng motor di Kota Cirebon, sepakat melaksanakan deklarasi anti geng motor yang meresahkan masyarakat dan mengganggu keamanan dan ketertiban," katanya.

Baca Juga : Kapolresta Cirebon: Bukan Hanya Geng Motor yang Konvoi, yang di Markas Juga Kita Sikat

Fahri menambahkan, aksi geng motor sangat meresahkan masyarakat, banyak korban jiwa, akibat aksi terornya dan akan melakukan tindakan tegas terukur, bila melanggar hukum ". Ucap Akpol 2002 ini.


"Aksi teror geng motor, sangat meresahkan masyarakat, banyak pelanggaran hukum yang di lakukan, dan kami akan melakukan tindakan tegas terukur bila ada yang melanggar hukum," tutup Kapolres Ciko mengakhiri amanatnya.


Sementara Ketua Umum XTC Indonesia Donny Akbar mengatakan, XTC dan beberapa kelompok motor lainnya sudah bertransformasi menjadi Ormas dan LSM. 

Baca Juga : Polisi Kembali Grebek Markas Geng Motor, 44 Orang Ditangkap

"Saya tegaskan kepada adik-adik kami, kita sudah berubah, tidak berprilaku liar. Mari kita jaga situasi aman dan nyaman," ujarnya.


Donny melanjutkan, XTC sudah bertransformasi menjadi Ormas sejak tahun 2012. Transformasi, tidak main-main dalam membangun citra positif di masyarakat.


"Kami sudah menjadi Ormas, tapi perlu usaha keras untuk menghilangkan stigma geng motor di masyarakat. Kami akan tunjukan perubahan prilaku, dan melakukan program pembinaan untuk para anggota," pungkasnya

Baca juga : Markas Geng Motor di Karangwangun Babakan Cirebon Digrebek Polisi


Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Dir Polairud Polda Jabar Kombes Pol Arnapi, S.Ik., Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Andi Hasbullah., Danyon Arhanud 14/ PWY Letkol Arh Dedi Hendaryatmoko., Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Ainul Muslimin, S.E, M. Tr. Hanla M.M., Pimpinan DPRD Kota Cirebon Sdri. Affiati, S.Pd., Sekda Kota Cirebon Drs. Agus Mulyadi, M.Si., Ketua PN Cirebon Sdr. Ahmad Rifa'i., Kajari Kota Cirebon Umaryadi, S.H., M.H., Wadan Denpom III/3 Cirebon Mayor Cpm Iyan Sopyan., Wadanyon C Plopor AKP Dudin Taptajani, S. Sos., Kasi Intelrem 063/SGJ Mayor Inf Julius Jongen Matakena., Assisten Administrasi umum Moh. Arif Kurniawan, ST., Ka Kesbangpol Kota Cirebon Drs. Buntoro Tirto, S.Ap., Ka Kesbangpol Kota Cirebon Sdr. Buntoro Tirto, S.Ap., Kasatpol PP Kota Cirebon Sdr. Edi Siswoyo, S.Ap., Para Kapolsek dan perwira jajaran Polres Cirebon Kota., Ketua Umum XTC Indonesia Sdr. Donny Akbar., Ketua Umum Moonraker Sdr. Panji Rusdi Subrata. Jumlah undangan sekitar 100 orang. Tambah Kasi humas Ciko.


Setelah selesai kegiatan apel dan sambutan-sambutan dilanjutkan dengan Penandatanganan pernyataann sikap anti geng motor yang dilakukan oleh Forkopinda Kota Cirebon dan para Ketua Geng motor di Kota Cirebon. Tutup Iptu Ngatidja, SH.MH Kasi humas Polres Cirebon Kota.